GRESIK – Kelompok masyarakat RW 05 Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, secara resmi menyepakati cetak biru aksi iklim lokal melalui pelaksanaan Pelatihan Penguatan Kelembagaan dan Aksi Adaptasi Mitigasi Program Kampung Iklim (ProKlim), Sabtu (9/5). Langkah strategis yang didukung oleh alokasi CSR PT Smelting dan difasilitasi oleh Yayasan Elang Katulistiwa ini diselenggarakan guna mempercepat replikasi kapasitas wilayah tapak menuju komunitas tangguh bencana ekologis yang mandiri, terstruktur, dan berbasis data pelaporan nasional.
Rangkaian kegiatan yang berpusat di Balai Desa Kedanyang ini dimulai sejak pukul 09.30 WIB dengan orientasi awal berupa pengujian pemahaman (pre-test) peserta, dilanjutkan dengan pembekalan birokrasi hijau dari Tim Kader Lestari RW 01 Desa Prupuh selaku mentor wilayah. Dalam sesi inti kelembagaan, warga dibekali metode standarisasi pembagian peran tata kelola lingkungan, manajemen dokumen, hingga teknis pengisian instrumen digital Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Tidak berhenti pada aspek administratif, pelatihan dilanjutkan dengan sesi praktikal alih teknologi pertanian sirkular, di mana warga dilatih secara mekanis memproduksi Pupuk Organik Cair (POC) melalui pemanfaatan limbah domestik, teknik fermentasi terkontrol, hingga metode pengondisian kematangan nutrisi tanaman.
Sinergi multipihak ini berjalan dinamis meskipun tim lapangan sempat menghadapi kendala logistik berupa tertukarnya atribut visual kegiatan serta ketidaksesuaian waktu koordinat pada dokumen panduan acara dengan wilayah Masangan. Namun, respons taktis tim melalui mobilisasi kurir instan dan sinkronisasi komunikasi spasial waktu nyata berhasil memitigasi kendala tersebut tanpa mengganggu linimasa acara, sehingga perwakilan manajemen PT Smelting beserta jajaran Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kedanyang tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian agenda hingga tuntas.
"Pondasi utama dari keberlanjutan program lingkungan di tingkat tapak berada pada kekuatan struktural organisasinya. Dukungan kami dalam penguatan kapasitas administrasi dan pelaporan SRN-PPI ini merupakan langkah konkret untuk memastikan bahwa setiap reduksi emisi karbon sekecil apa pun yang dilakukan oleh warga Kedanyang dapat divalidasi dan diakui dalam skala nasional," ujar perwakilan manajemen PT Smelting saat meninjau lokasi praktik pembuatan pupuk organik di area balai desa.
Sebagai output dari komitmen bersama pasca-evaluasi melalui post-test, forum warga RW 05 Desa Kedanyang secara kolektif mengesahkan dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL). Dokumen operasional tersebut secara hukum mengikat para kader untuk segera merestrukturisasi pembagian kerja internal, mengaktifkan sistem pembukuan kelengkapan kelompok secara berkala, serta menginisiasi perluasan kawasan pangan ramah iklim berbasis pekarangan di lingkungan pemukiman. Fasilitasi pendampingan rutin secara berkala akan terus dijalankan guna mengawal transisi Desa Kedanyang menuju status kemandirian iklim yang berkelanjutan.